Browse By

Category Archives: Konsultasi

burnout

Burn Out

Oleh: Septi Panca Sakti

Stress merupakan salah satu kata yang sangat dikenal di masyarakat kita. Stress tidak hanya menjangkit kalangan atau umur tertentu saja, tetapi stress sudah merupakan penyakit semua orang; misalnya stress menjelang ujian, stress masalah kerja, stress ibu rumah tangga, dan stress-stress lainnya yang banyak dialami di masyarakat umum. Saking umumnya, penyakit ini banyak diremehkan orang bahkan dianggap bukan masalah serius yang harus diperhatikan. Padahal menurut data statistik Jerman, stress menduduki peringkat 5 besar penyakit terbanyak yang diderita masyarakat yang mengakibatkan kematian selain penyakit jantung, kanker, diabetes, penyakit saluran pernafasan dan yang lainnya. Stress juga mengakibatkan kerugian yang cukup besar di perusahaan-perusahaan, karena banyak karyawan yang sakit atau tidak masuk kerja dikarenakan stress yang diakibatkan oleh beban kerja yang tinggi. Untuk negara Jerman hal ini menimbulkan biaya yang besar dalam sistem kesehatan.

parenting

Mengatasi Rasa Takut Berlebihan

Pertanyaan :

Anak perempuan saya usia 8 tahun, mengalami rasa takut berlebihan. Ia tidak berani ke kamar mandi sendirian, tidak berani berada di dalam ruangan sendirian (baik siang apalagi malam), bahkan tidur pun harus ditemani sampai sekarang. Ketika pulang sekolah, ia sering menumpuk baju dan peralatan sekolah sembarangan di depan tv karena tidak berani ke kamarnya. Padahal sebenarnya ia anak yang rapi. Kalau ditemani, ia akan mengatur semua peralatannya dengan rapi. Ia takut akan suara-suara tidak jelas, misalnya kucing berantem, bunyi halilintar, atau bunyi2 lain ketika sedang tidur. Saya kewalahan menghadapi rasa takutnya yang luar biasa. Saya melihat, semakin bertambah umurnya, rasa takutnya semakin bertambah pula, atau mungkin karena sewaktu kecil selalu ditemani jadi tidak terlalu kelihatan, entahlah. Tolong Ibu pengasuh berikan trik atau cara-cara jitu menjadikan anak tidak penakut lagi. Terima kasih banyak sebelumnya. (Ibu ZF, Lhokseumawe, Aceh)

parenting

Pengalaman Unik

Pertanyaan :

Mba-mba yang baik, Ceritain dong pengalaman uniknya seputar anak-anak selama ini di Jerman. Bagaimana puasa mereka dan pakaian mereka? (Ibu H, Stuttgart)

Jawaban :

Anak saya Ja’far, dia belajar puasa sejak 4 tahun. Pertama 2 jam kemudian ditambah lagi dan seterusnya hingga penuh. Waktu di TK msh bisa diakalin, jadi nggak terlalu protes gurunya. Pas kelas 1 atau kelas 2 (lupa) ada gurunya yg protes bahwa anak-anak perlu tumbuh dan butuh makan minum. Saya sudah bilang bahwa ini hanya belajar dan bukan suatu kewajiban. Suatu saat ada kehadiran ortu dalam kelas termasuk saya. Di depan saya, gurunya maksa Ja’far utk minum, lalu Ja’far minum hingga batal puasanya. Sampai rumah dia nangis dan bilang ke saya bahwa dia nggak suka dipaksa minum. Besoknya saya bilang ke gurunya, agar tidak memaksa Ja’far untuk makan atau minum, seperti juga saya tidak memaksa dia untuk berpuasa. Saya katakan dg nada agak keras dan dalam bhs Inggris.

konsultasifitri

Kesehatan Anak

Pertanyaan:

Begini Dok, saya punya sahabat di Hamburg. Dia tampaknya bingung sekali dengan pemberian obat untuk anaknya. Putrinya berusia 8 bulan, mengalami sesak nafas pertama kali dan oleh dokter anaknya diberi puyer berisi montelukast sebanyak 28 buah, dan dokternya memberitahu agar bila obatnya habis segera datang kembali untuk kontrol. Bagaimana penjelasannya Dok? (Ny J, Hannover)

konsultasiradiana

Stem Cell

Pertanyaan:

1. Mohon info ttg stem cell utk anak down syndrome, sangat mengganggu jualan ini, kepada kami di janjikan anak jadi normal. ciri ciri DS nya hilang , padahal bahannya diambil dr kelinci (Ibu R, Kendari)

Jawaban:

Terapi stem cell yang establish secara medis sampai saat ini baru terapi stem cell (hematopetic) dari sumsum tulang untuk leukimia.

Terapi stem cell yang saat ini berada dalam uji klinis (maksudnya masih dalam tahapan penelitian, pasien direkrut untuk uji klinis ini memiliki kriteria tertentu, dan sentra penelitiannya yang bisa dipercaya adalah yang berbasis akademis) di antaranya terapi stem cell (adult peripheral blood, hematopetic stem/progenitor cells) untuk penyakit jantung infark kronik dan penyakit otot jantung (kardiomiopati).