Kharisma

Browse By

Memberi gadget pada anak?

flyer-artikel-maret2019

Memberi gadget pada anak?
Mari perhatikan hal-hal berikut ini

(oleh : Siska P. Wardani)

Saat ini internet sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Begitu pun dalam dunia pengasuhan anak, orang tua juga sering menggunakan gadget dan internet. Kedua hal ini bisa menjadi support system yang kuat namun sebaliknya apabila salah dalam memanfaatkannya maka keduanya dapat menjadi musuh bagi orang tua. Saat anak mulai bertambah usianya, sebagai orang tua sering dihadapkan pada situasi saat anak merengek minta diberikan gadget untuk dirinya sendiri. Anak ingin “menguasai” gadget untuk kepentingannya tanpa ada gangguan atau interupsi dari pihak lain, dalam hal ini orang tua atau saudara-saudaranya.

Dalam kesempatan kali ini, kami ingin memberikan informasi seputar hal-hal yahg perlu diperhatikan dalam pemberian gadget kepada anak. Anak generasi digital native memang sudah terpapar teknologi gadget dan internet sejak bayi. Mereka mulai mengenal alunan musik dan lagu-lagu melalui video dalam Youtube atau chanel lain. Tidak selamanya hal ini buruk karena mereka juga belajar mengenali lagu, kata-kata, warna, dan bentuk dari video-video tersebut. Namun, tidak berarti bahwa mereka boleh selalu menikmati tontonan tersebut sepanjang hari apalagi diberikan akses lebih luas dengan memberikannya gadget sejak dini.
Harus disadari bahwa pemberian gadget pada anak dapat membawa dampak negatif seperti anak menjadi kurang aktif bergerak karena lebih memilih duduk manis melihat video, anak menjadi kurang aktif bicara karena dengan melihat video dia cukup diam tidak perlu berbicara apapun, dan anak menjadi kurang peka terhadap keadaan sekitar. Tentu sebagai orang tua kita tidak mau hal-hal tersebut terjadi pada anak-anak kita. Selain mempertimbangkan kematangan anak dengan melihat pada umur dan kondisi psikologisnya, sebelum memberikan gadget kepada anak, ada 3 hal penting yang perlu orang tua perhatikan, dikutip dari buku “17 Rumus Keren Internet Baik” dalam “Modul II Parenting di Era Digital”:

      Pertimbangkan kebutuhannya
      Ketika anak meminta gadget dan akses ke internet, perlu dibicarakan mengapa anak perlu memiliki gadget dan/atau mendapatkan akses ke Internet. Orang tua tidak perlu khawatir dianggap gagap teknologi atau tidak “kekinian” karena justru saat itulah kesempatan mengajarkan kepada anak bahwa membeli atau memiliki sesuatu harus berdasarkan kebutuhan, bukan karena latah atau mengikuti trend. Harus dipastikan juga, bahwa gadget yang dipakai termasuk biaya yang rutin harus dikeluarkan sesuai dengan kebutuhan.
      Banyak orang tua yang memberikan hadiah gadget kepada anak tanpa tahu apakan anak butuh atau tidak. Alasan mereka macam-macam, karena mengikuti trend saat ini, alternative agar anak tidak bermain jauh dari rumah (tenang di dalam rumah), mengikuti perkembangan zaman, dan sebagai fasilitas pendukung dalam belajar. Memberikan gadget kepada anak memang bukanlah suatu hal yang selalu salah namun orang tua yang bijak adalah orang tua yang tahu mengenai kebutuhan anak akan gadget sebelum memutuskan memberikannya.
      Pertimbangkan tanggung jawabnya
      Sebelum anak menggunakan pertama kalinya gadget atau internet yang disediakan orang tua, pastikan sudah ada kesepakatan mengenai aturan penggunaan dan konsekuensinya. Anak harus paham, bahwa orang tua berhak menanyakan untuk apa dan bagaimana gadget tersebut digunakan. Orang tua juga berhak memeriksa isi ponsel anak. Tetapkan dan tegaskan konsekuensi kepada anak apabila gadget atau internet terbukti disalahgunakan.
      Pertimbangkan risikonya
    Baik orang tua maupun anak harus memahami tentang penyalahgunaan, risiko ataupun hal negative yang dapat timbul dari penggunaan gadget atau Internet sekaligus cara pencegahan dan bagaimana menghindarinya. Orang tua perlu untuk selalu mengingatkan kepada anak untuk menceritakan kepada mereka tentang hal yang membuatnya tidak nyaman saat menggunakan gadget atau internet.

Pada intinya, orang tua perlu mempertimbangkan dengan matang apakah memang anak perlu memiliki gadget. Selain itu pengawasan menjadi hal yang sangat penting dalam penggunaan gadget dan internet oleh anak. Tanpa pengawasan yang ketat dan bijak, anak dapat terjerumus ke dalam risiko seperti kecanduan, terpapar pornografi, dan malas membaca atau belajar secara konvensional yang melibatkan buku.

Sumber:
Kementerian PPPA RI & Berlian. 2017. Modul Pelatihan Parenting di Era Digital. Jakarta: Kementerian PPPA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *